Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan


 

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Regional Head (RH) PTPN IV Regional II Hadiri Giat Tanam Perdana Kelapa Sawit di Kebun Tinjowan.

Sabtu, 04 Mei 2024 | 08.15.00 WIB | 0 Views Last Updated 2024-05-04T15:15:18Z

Keterangan Photo : Kegiatan Tanam Perdana di Kebun Tinjowan Dihadiri Oleh Regional Head (RH) Sudarma Bhakti Lessan.



SIMALUNGUN-TURANGNEWS.COM -
Pimpinan puncak PTPN IV Regional II, Regional Head (RH) Sudarma Bhakti Lessan menghadiri langsung dan melakukan tanam perdana pada Tanaman Ulang (TU) kelapa sawit di kebun unit Tinjowan, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Senin,(29/4/2024).


RH PTPN IV Regional II Lakukan Tanam Perdana Kelapa Sawit Di Kebun Tinjowan Orang nomor satu di PTPN IV Regional II Sudarma Bhakti Lessan atau yang akrab dipanggil Darma Lessan langsung melakukan tanam perdana pada replanting kelapa sawit di Blok 02 i Afdeling V Kebun Tinjowan.


Dalam kunjungan kerjanya RH Sudarma Bhakti Lessan didampingi oleh SEVP I Tanaman Budi Susilo, SEVP II Dedy Gurning dan General Manajer Distrik III Raja Suandi Purba.


Rombongan tiba di lokasi tanam perdana dan disambut langsung oleh Manajer Kebun Tinjowan Abdi Henry Sinaga, Manajer Kebun Padang Matinggi Suheri Atmadja, Manajer PKS Tinjowan Hadi Reza, seluruh Askep kebun, Ketua Spbun Tinjowan Sumino, Dirut CV.Mitra Sarana sebagai mitra pelaksana replanting, serta seluruh karyawan pimpinan dan karyawan pelaksana Afdeling V Kebun Tinjowan beserta Muspika dan Tokoh masyarakat Kecamatan Ujung Padang, Kabupaten Simalungun.


Manajer Kebun Tinjowan Abdi Henry Sinaga melalui Askep Muchtar Sinaga, SP. M.M mengucapkan terima kasih banyak kepada Bapak Regional Head, SEVP I, SEVP II dan General Manajer Distrik III yang telah hadir di kebun Tinjowan.


Kepada awak media, Muchtar Sinaga menyebutkan, kegiatan kali ini merupakan sejarah terbesar di kebun Tinjowan, karena hadir lengkap pimpinan kami, semoga acara tanam perdana ini membawa berkah bagi tanaman dan terutama seluruh karyawan serta masyarakat sekitar kebun, sebut Muchtar Sinaga.


"Terimakasih Bapak RH dan SEVP yang mencatat sejarah dikebun Tinjowan dengan melakukan tanam perdana seluas 98 Ha di Afdeling V. Bibit yang digunakan bersumber dari pembibitan Regional II Kebun Tinjowan dan memberikan pupuk dasar Gremi G sebagai pupuk hayati dosis 500 gram dan pupuk Rock Phosphate (RP) 500 gram. Pupuk Gremi G diberikan 250 gram dalam lobang tanam dan 250 gram diatas permukaan tanah, sedangkan pupuk RP ditabur seluruhnya dalam lobang tanam. Pola jarak tanam yang digunakan 7,48 x 8,63 meter atau 155 pokok per hektar nya." Papar Muchtar Sinaga selaku Askep Tinjowan.


Sementara itu, Regional Head Sudarma Bhakti Lessan juga mengucapkan terimakasih kepada manejemen kebun unit Tinjowan atas sambutan dan kinerjanya, dan terimakasih atas kehadiran para tokoh masyarakat dan muspika atas kehadirannya, dan atas keterangan dan penjelasan para tokoh masyarakat yang menyampaikan terima kasih atas apa yang sudah dilakukan kebun unit Tinjowan yang selama ini, kedepannya kita harus bisa membuktikan ke masyarakat sekitar perusahaan jika Regional II ini bisa lebih berkontribusi untuk rakyat, dan untuk Negeri Indonesia, maka kita harus saling jaga semua Asset perusahaan.


Lebih lanjut Darma Lessan mengatakan, "dalam hal pengamanan Regional II, kita telah menandatangani MoU dengan Mabes TNI sehingga produksi yang dihasilkan tanaman dapat terjaga dengan baik dan hasilnya bisa aman dibawa ke PKS untuk di olah, maka saya berpesan kepada kebun unit Tinjowan, kiranya benar-benar melakukan penanaman dan pemeliharaan tanaman kelapa sawit yang saat ini dilaksanakan peremajaan sawit sebagai pengganti tanaman sebelumnya," ucapnya.


Mengakhiri pesannya Darma Lessan menyebutkan, "jika melihat bibit yang akan kita tanam ini tentunya 6 bulan kedepan kita sudah melakukan pekerjaan kastrasi. Dengan pemeliharaan maupun perawatan yang baik. Kastrasi yang tepat waktu dan pengendalian hama terpadu pastinya tanaman ini nantinya menjadi yang terbaik. Kita juga saat ini sedang mendiskusikan pola jarak tanam yang baik untuk menghindari populasi serangan ganoderma." sebutnya. 


Ditempat yang sama, Ketua SPBUN basis Tinjowan Sumino sangat berterima kasih atas kehadiran bapak-bapak pimpinan PTPN IV Regional II, dimana ini pertama kali acara tanam perdana dalam sejarah di kebun Tinjowan yang dihadiri langsung oleh pucuk pimpinan. Kami yakin dengan kehadiran bapak pimpinan, tanaman ini akan menjadi tanaman terbaik di Regional II.


"Kami selalu mendukung dan siap melakukan pengawalan serta pengamanan asset jika tanaman ini panen dimasa akan datang."Kata Sumino.


Apresiasi juga datang dari salah satu tokoh masyarakat Kabupaten Simalungun H.Budi Heriyanto Dalimunte, S.E, M.S.i dengan mengatakan, "kinerja kebun Tinjowan dalam bermasyarakat dan peduli terhadap lingkungan sekitar kebun sangat luar biasa, saya secara pribadi merasakan kebersamaan seluruh karyawan Tinjowan grup ini yang turut serta memenangkan Pemilihan legislatif di kabupaten simalungun pada bulan Pebruari 2024 kemaren, sehingga saya memperoleh suara terbanyak di kabupaten simalungun," ungkapnya.


H. Budi juga menambahkan, jika saya dilantik di bulan Oktober 2024 maka saya berjanji akan bekerjasama dalam melakukan pengamanan asset di Regional II PTPN IV terutama di Kabupaten Simalungun. Hal ini juga terlihat di Tinjowan Group tidak pernah terjadi silang sengketa lahan maupun perampasan areal kebun. Ini tidak pernah terjadi karena hubungan baik antara perusahaan dengan masyarakat sekitar. Sehingga masyarakat pun menyadari keberadaan kebun ini dapat bermanfaat bagi mereka. Sebagai contoh, tenaga pengamanan kebun Tinjowan Group berasal dari masyarakat sekitar kebun Tinjowan dan jika ada indikasi terlibat pencurian, kami mendukung pihak manejemen melaporkan kepada pihak yang berwajib untuk di proses secara hukum yang berlaku, sebut H. Budi.


Kegiatan dilanjutkan, dengan melakukan penanaman perdana kelapa sawit secara simbolis oleh Regional Head PTPN IV Regional II berserta SEVP I, SEVP II dan GM Distrik III.Tanam perdana dirangkai juga dengan menyerahkan bantuan sosial menyantuni 17 orang anak yatim piatu yang berasal dari desa sekitar kebun Tinjowan. kemudian kegiatan ditutup dengan doa bersama oleh Ustad Syahrial Sinaga dan foto bersama untuk diabadikan. (SA**).

×
Berita Terbaru Update