Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan


 

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Goresan Bendum DPN FKPPN Menjelang Akhir Ramadhan dan Menyambut Datangnya Bulan Syawal 1446.

Kamis, 03 April 2025 | 22.43.00 WIB | 0 Views Last Updated 2025-04-04T05:43:54Z
Keterangan Photo : Bendahara Umum DPN FKPPN Paijo Karyodiwiryo dan Istrinya Tercinta.


ASAHAN-TURANGNEWS.COM-Dalam goresannya Bendahara Umum Dewan Pimpinan Nasional Forum Komunikasi Purnakarya Perkebunan Nusantara (DPN FKPPN) Paijo Karyodiwiryo menyempatkan diri menulis tentang makna dan hakekat puasa dan menyambut datangnya bulan Syawal 1446 Dzulkaidah, serta pentingnya hidup saling memahami dan saling menghargai satu dengan yang lainnya. Berikut goresan Bendum DPN FKPPN. 


Bahwa di seluruh pelosok dunia umat muslim pada bulan suci Ramadan diwajibkan puasa sebulan penuh sesuai QS Al-Baqarah  Ayat 183 yang artinya Wahai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.

Semoga selama dalam bulan Ramadan segala amalan yang dilaksanakan umatnya pahalanya dilipat gandakan Allah SWT dan semoga amalan puasa kita tidak sia-sia karena omongan kita, perbuatan kita sehingga yang diperoleh dimata Allah hanya lapar dan dahaga harapan kita semua kiranya puasa kita diterima Allah SWT. 


DPN FKPPN, DPW Aceh, DPW Sumut dan DPW Jabban di bulan suci Ramadan sudah berbuat kebaikan berbagi kepada purnakarya yang berhak menerimanya semoga Allah mencatat berlipat ganda kebaikan kepada pengurus FKPPN. 

Diakhir Ramadan umat muslim melaksanakan kewajibannya yaitu Zakat Fitrah tujuannya adalah menyucikan diri dan membantu kaum fakir miskin dan duafa agar bisa merasakan kebahagian saat Idul Fitri.


Kepada saudaraku yang non muslim yang telah menghormati saudaranya yang  melaksanakan ibadah puasa, kami ucapkan terima kasih semoga kerukunan dan toleransi beragama dapat terjalin dengan baik. 

Di Bulan suci Ramadan kita ditempah untuk menambah keimanan dan ketaqwaan, maka dengan bertambahnya keimanan dapat di implementasikan dalam kehidupan sehari-hari bersama keluarga dan kepada teman-teman yang masih bergabung di wadah organisasi FKPPN yang kita cintai yang dinahkodai oleh Ketum Drs.H.N.Serta Ginting, mari kita kurangi  perkataan yang kurang sopan dan santun , sifat egois dan mari kita tingkatkan akhlakul Karimah. 


Kita selama ini berteman di wadah organisasi FKPPN, dan organisasi ini merupakan organisasi silaturahmi dan harus kita sadari yang dulu kita tidak kenal menjadi kenal sehingga bersama-sama satu persepsi memperjuangkan nasib purnakarya yang hak-haknya yang belum terealisasi pembayarannya seperti SHT, Jubilaris/Jubelium, biaya pengosongan rumah,  cuti berimbang dan Manfaat Pensiun (MP) demi untuk kesejahteraan purnakarya/pensiun.

Dalam organisasi ini tidak ada lagi Karpim dan Karpel, tidak ada lagi jabatan tetapi setelah pensiun kedudukannya sama sebagai purnakarya/pensiun PTPN tidak ada yang paling penting semua untuk kepentingan organisasi memperjuangkan hak-hak para pensiunan dan kesejahteraan pensiun. 


Utamakan Code Of Conduct (Pedoman Perilaku) dan etika yang mengatur tindakan individu atau kelompok dalam suatu organisasi dan dalam organisasi FKPPN dibutuhkan Akhlak, Tata Krama, Sopan Santun karena kita ini semua sudah sepuh.

Setelah Ramadan bertemu dengan bulan Syawal dan bulan Syawal adalah bulan penuh berkah, rahmat dan ampunan Allah untuk menguatkan tali silaturahmi. oleh karena itu mari kita saling maaf memaafkan, mungkin ada tingkah laku, perbuatan pribadi yang pernah menyinggung sesama teman, maka di bulan Syawal ini kiranya dosa kita dapat terhapus.


Demikian tulisan ini menjadikan suatu  renungan dan jika tidak berkenan dihati abaikan saja dan anggap saja angin lalu dan di akhir kata  dari hati yang tulus mengucapkan Selamat  Hari Raya Idul Fitri 1446H/2025M Minal Adin Walfaizin Mohon Maaf Lahir dan Batin. 

Ditulis Oleh : Bendum DPN FKPPN, Paijo Karyodiwiryo.




×
Berita Terbaru Update